Rumus Uji Tarik: Cara Menghitung Kekuatan Bahan
Rumus Uji Tarik: Cara Menghitung Kekuatan Bahan

Gambar Rumus Uji TarikSource: bing.com

Rumus uji tarik adalah salah satu metode yang digunakan untuk menguji kekuatan sebuah bahan. Dalam uji tarik, sebuah bahan akan ditarik hingga terjadi keretakan atau pecah. Dari uji tarik tersebut, kita dapat mengetahui seberapa kuat bahan tersebut.

Pengertian Rumus Uji Tarik

Rumus uji tarik adalah metode untuk menghitung kekuatan suatu bahan dengan cara menarik bahan tersebut hingga terjadi keretakan atau pecah. Rumus ini sering digunakan dalam dunia industri untuk menentukan kekuatan bahan seperti logam, plastik, karet, kayu, dan sebagainya.

Cara Menghitung Rumus Uji Tarik

Untuk menghitung rumus uji tarik, kita memerlukan data berupa luas penampang bahan dan besaran gaya yang diperlukan untuk menarik bahan tersebut hingga terjadi keretakan atau pecah.

Formula rumus uji tarik adalah:

σ = F / A

Keterangan:

  • σ = tegangan (stress) pada bahan, dalam satuan N/m2 atau Pa
  • F = gaya yang diperlukan untuk menarik bahan, dalam satuan N
  • A = luas penampang bahan, dalam satuan m2

Contoh penghitungan rumus uji tarik:

Jika sebuah bahan memerlukan gaya sebesar 500 N untuk ditarik hingga terjadi keretakan dan memiliki luas penampang 0,005 m2, maka tegangan pada bahan tersebut adalah:

σ = 500 / 0,005 = 100.000 N/m2

Keuntungan Menggunakan Rumus Uji Tarik

Rumus uji tarik sangat berguna dalam dunia industri karena dapat membantu menentukan kekuatan suatu bahan. Dengan mengetahui kekuatan bahan, kita dapat menentukan apakah bahan tersebut cocok untuk digunakan dalam suatu produk atau tidak.

Cek Juga  Soal Cpns 2018 Online: Persiapan dan Tips Menghadapi Tes CPNS 2018

Contohnya, dalam pembuatan kendaraan, kita perlu menggunakan bahan yang kuat untuk bagian seperti mesin, roda, dan rangka. Dengan menggunakan rumus uji tarik, kita dapat memastikan bahwa bahan yang digunakan memenuhi standar keamanan dan kekuatan yang diperlukan.

Contoh Penggunaan Rumus Uji Tarik

Sebagai contoh penggunaan rumus uji tarik, kita dapat membayangkan sebuah pabrik yang memproduksi besi beton. Sebelum besi beton tersebut dipasarkan, pabrik harus menguji kekuatannya terlebih dahulu dengan menggunakan rumus uji tarik.

Pabrik tersebut akan mengambil sampel besi beton dan menariknya hingga terjadi keretakan atau pecah. Dari data yang didapat, pabrik dapat menghitung kekuatan besi beton tersebut menggunakan rumus uji tarik.

Jika kekuatan besi beton tersebut memenuhi standar yang ditetapkan, pabrik dapat memasarkannya ke konsumen dengan keyakinan bahwa produk mereka aman dan berkualitas.

Kesimpulan

Rumus uji tarik adalah metode yang digunakan untuk menghitung kekuatan suatu bahan dengan cara menarik bahan tersebut hingga terjadi keretakan atau pecah. Rumus ini sering digunakan dalam dunia industri untuk menentukan kekuatan bahan seperti logam, plastik, karet, kayu, dan sebagainya.

Dengan menggunakan rumus uji tarik, kita dapat memastikan bahwa bahan yang digunakan dalam suatu produk memenuhi standar keamanan dan kekuatan yang diperlukan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa saja kegunaan rumus uji tarik?

Rumus uji tarik digunakan untuk menghitung kekuatan suatu bahan dan menentukan apakah bahan tersebut cocok untuk digunakan dalam suatu produk atau tidak.

2. Apa yang dimaksud dengan tegangan pada rumus uji tarik?

Tegangan pada rumus uji tarik adalah stress yang diterima oleh bahan saat ditarik. Tegangan dihitung dengan membagi gaya yang diperlukan untuk menarik bahan dengan luas penampang bahan.

Cek Juga  Apa arti dari emoticon Love kuning?

3. Apa yang harus dilakukan jika hasil pengujian rumus uji tarik tidak memenuhi standar yang ditetapkan?

Jika hasil pengujian rumus uji tarik tidak memenuhi standar yang ditetapkan, maka bahan tersebut harus diuji ulang atau dicari alternatif bahan yang lebih kuat.

4. Apa yang harus diperhatikan saat melakukan uji tarik?

Saat melakukan uji tarik, perlu diperhatikan keamanan dan keselamatan kerja. Selain itu, peralatan uji tarik harus dalam kondisi baik dan terkalibrasi dengan benar.

5. Apa jenis bahan yang dapat diuji dengan rumus uji tarik?

Rumus uji tarik dapat digunakan untuk menguji kekuatan berbagai jenis bahan seperti logam, plastik, karet, kayu, dan sebagainya.

Referensi

1. “Tension Test – Testing Materials”. TWI Global. Diakses pada 15 Juli 2021.

2. “Tensile Testing”. National Physical Laboratory. Diakses pada 15 Juli 2021.

Related video of Rumus Uji Tarik: Cara Menghitung Kekuatan Bahan

By admin